Dekatkan Layanan Kesehatan Mata hingga Pelosok Desa, Program I-SEE Perkuat Sinergi dengan Pemkab Madiun dalam “Bahana Bersahaja”

Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Jajarannya, Meninjau Lokasi Stand Pemeriksaan Mata Program I-SEE

MADIUN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendekatkan pelayanan publik kembali diwujudkan melalui program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Kali ini, Desa Bodag di Kecamatan Kare terpilih menjadi lokasi keempat pelaksanaan program unggulan tersebut pada Selasa hingga Rabu, 12-13 Mei 2026.

Kegiatan yang merupakan transformasi dari Bakti Sosial Terpadu ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara jajaran Forkopimda dengan warga desa. Tidak hanya menghadirkan layanan administratif dan hiburan rakyat, Bahana Bersahaja juga menjadi ruang dialog langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Dukungan Program I-SEE bagi Kesehatan Mata Masyarakat Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Para Mitra Indonesia melalui program Inclusive System for Effective Eye-care (I-SEE) turut ambil bagian sebagai mitra strategis dalam menyediakan layanan kesehatan mata inklusif.

Jajaran OPD Kabupaten Madiun Bergantian Lakukan Pemeriksaan Mata

Kehadiran stand kesehatan mata I-SEE menarik perhatian khusus. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran pejabat daerah menyempatkan diri mengunjungi stand tersebut di sela-sela kegiatan jalan sehat dan peninjauan layanan publik. Tak hanya memastikan pelayanan berjalan maksimal, Bupati dan jajarannya juga memantau langsung proses pemeriksaan mata yang sedang berlangsung.

Capaian Layanan: Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

Tidak Berhenti pada Layanan Kesehatan Mata untuk Orang Dewasa, Pemeriksaan Mata juga Dilakukan pada Siswa Sekolah

Selama dua hari kegiatan, Tim I-SEE bersama mitra pendukung seperti My Optik dan tenaga kesehatan setempat berhasil memberikan layanan kepada 213 peserta. Layanan ini mencakup sosialisasi kesehatan mata, pemeriksaan refraksi bagi lansia dan siswa sekolah, pemberian kacamata gratis bagi masyarakat kurang mampu, hingga dukungan transport untuk pasien dengan katarak.

M. Sulaiman, Koordinator Tim I-SEE Kabupaten Madiun, menjelaskan bahwa kehadiran layanan mata dalam bakti sosial terpadu ini sangat krusial. “Hal menarik dari kegiatan ini adalah hadirnya layanan kesehatan mata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pemeriksaan hingga edukasi. Penglihatan yang baik adalah fondasi bagi pendidikan, pekerjaan, dan produktivitas warga,” ungkapnya.

Tim I-SEE Kabupaten Madiun dan OPD Setempat Lakukan Foto Bersama

Sinergi keterlibatan Program I-SEE dalam Bahana Bersahaja bukan sekadar partisipasi sesaat, melainkan langkah penting untuk mempercepat akses layanan kesehatan mata di daerah yang sulit terjangkau. Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas KB, Puskesmas, serta Program I-SEE ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini gangguan penglihatan.

Dengan pelaksanaan yang berpindah lokasi setiap bulannya, sinergi antara Program I-SEE dan Pemerintah Kabupaten Madiun diharapkan terus berlanjut guna mewujudkan masyarakat Madiun yang lebih sehat dan berdaya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *