
Magetan, 2 Juli 2025− Program Inclusive System for Effective Eye-care (I-SEE) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencegahan gangguan penglihatan di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan Deklarasi Desa Sehat Mata Inklusi yang telah dilaksanakan pada 30 Juni 2025 di dua desa di Kabupaten Magetan, yaitu Desa Geplak di Kecamatan Karas dan Desa Pinkuk di Kecamatan Bendo.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi dari Peraturan Menteri Kesehatan No. 82 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Pendengaran, yang menargetkan penurunan prevalensi gangguan penglihatan sebesar 25% pada tahun 2030 dibandingkan dengan data tahun 2017. Upaya ini tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, namun diperlukan kerja sama lintas sektor, salah satunya dengan melibatkan desa sebagai bagian terkecil dari struktur pemerintahan dan ujung tombak dalam pencegahan gangguan gangguan penglihatan yang berkelanjutan.
Deklarasi Desa Sehat Mata Inklusi ini dihadiri oleh berbagai pihak, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan, Camat, Puskesmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan dari disabilitas. Dari hasil kegiatan tersebut, dua Desa Sehat Mata Inklusi resmi terbentuk di Kabupaten Magetan, lengkap dengan struktur kepengurusan dan rencana kerja yang disepakati bersama. Ini menambah daftar desa yang telah mengadopsi pendekatan inklusif dalam menjaga kesehatan mata masyarakatnya.
Sebelumnya, pada bulan yang sama, program serupa juga telah dilaksanakan di beberapa desa lain, yaitu Desa Ngampel di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada 16 Juni 2025, serta Desa Tulung di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada 26 Juni 2025. Dengan terbentuknya desa-desa ini, diharapkan upaya pencegahan gangguan penglihatan dan kebutaan semakin luas jangkauannya, dan menjadi gerakan kolektif menuju Indonesia yang lebih sehat dan inklusif. Hal ini sangat selaras dengan semboyan Yayasan Para Mitra Think Globally, Act Locally berpikir besar, bertindak lokal.