Percepatan Deteksi Dini AKI, AKB, dan Stunting Melalui Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Sehat

Persoalan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) salah satunya banyaknya kasus kematian ibu dan bayi, serta stunting di Kabupaten Malang saat masih menjadi fokus utama yang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Banyak upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Malang untuk mengurangi atau menekan angka kasus-kasus tersebut. Salah satu bentuk upaya yang dilakukan adalah membangun komitmen bersama antar lintas sektor di tingkat kecamatan melalui dukungan adanya pemeriksaan kesehatan bagi Calon Pengantin (CATIN) yang ada di wilayah Kecamatan Turen. Hal ini dilakukan sebagai langkah atau media untuk melakukan pencegahan dan mendeteksi sejak dini adanya indikasi kondisi kesehatan pada calon pengantin yang akan memasuki jenjang kehamilan dan melahirkan. Salah satunya keteribatan pemerintah tingkat kecamatan dan desa menjadi hal terpenting terwujudnya suatu kondisi dalam pencegahan persoalan KIA yang ada di daerah tersebut.

Penyamaan persepsi dalam implementasi di program pencegahan AKI, AKB, dan stunting salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (Catin). Namun demikian sampai saat berdasarkan kondisi yang ada, pemeriksaan kesehatan pada Catin masih belum tercapai secara maksimal. Hal ini disebabkan karena unsur penting dalam persiapan, masih belum terdapat kesepakatan melalui kebijakan daerah yang ada. Sehingga secara implementasi khususnya tingkat desa masih belum berjalan dengan baik.

Menurut uraian dr. Wahyu selaku Kepala Puskesmas Turen menyatakan bahwa berdasarkan kondisi yang ada, capaian terkait data jumlah 466 catin yang periksa Capaian 170 catin dan hanya catin wanita tidak sepasang yang melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika diprosentase capaian hanya 44% (tidak sepasang) dari target 62%. Dari 170 yang periksa ditemukan WUS anemia 13, KEK 17. Ibu KEK bisa menyebabkan resiko anak stunting. Data per Agustus 2022 yang terdata ditemukan 596 balita yang pendek dan sangat pendek walau bukan stunting. Angka stunting di februari 2022 ada 699 kasus, turun pada bulan Agustus 2022 menjadi 596 dari 17 desa. Sedangkan jumlah ibu hamil di Kecamatan Turen ada 1.800 an. Melihat angka-angka capaian tersebut, harapannya dengan adanya pertemuan yang dilakukan dapat menghasilkan langkah atau kebijakan strategi yang dilakukan untuk mengatasi persoalan yang ada.

Pada rangkaian acara juga hadir Bapak Tri Sulawanto selaku Kepala Kecamatan Turen menyatakan bahwa pada hakekat pembangunann adalah pembangunan manusia yang seutuhnya, sehingga fokus bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Kesehatan menjadi hal yang snagat penting. Stunting Turen 596 termasuk angka tinggi. Pencegahan adalah membangun suatu komitmen bahwa kita ingin sama-sama mencegah terjadinya stunting atau kesehatan yang lain. Oleh karena itu perlu ada komitmen yang dilakukan, salah satunya adanya SOP yang menjadi persyaratan yang utama. Apabila tidak ada komitmen, maka tidak akan tercapai tujuan bersama dan SOP tersebut dengan pembuatan SK (Surat Keputusan) yang didalamnya menyangkut terkait regulasi pemeriksaan bagi calon pengantin untuk melakukan kesehatan sebagai persyaratan untuk melangsungkan pernikahan.

Ditingkat desa urusan calon pengantin disampaikan oleh Modin untuk maslaah pemeriksaan kesehatan. Apabila tidak ada pemeriksaan, maka ada sanksi penolakan oleh KUA. Regulasi yang kuat dan komitmen yang kuat, maka persoalan akan terselesaikan. Disamping itu hasil dari regulasi yang ada Kepala Desa/ Kelurahan akan menyampaian komitmen bersama tersebut pada masyarakat.

Rencana Tindak Lanjut pertemuan :
1. Ada kebijakan (SOP dan regulasi/ SK) dari tingkat kecamatan untuk pemeriksaan calon pengantin. Usulan : SK Pemeriksaan Catin (calon pengantin) Sehat
2. Sosialsasi pada perangkat desa (Kesra) dan masyarakat secara umum.
3. Singkronisasi program penanganan stunting yang dilakukan oleh kecamatan

Pos dibuat 35

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
id_IDIndonesian